Penyebab error ini tidak mungkin hanya satu. Ada banyak penyebab mengapa error ini bisa sampai muncul di situs Anda. Mari kita telaah satu per satu.
- Salah satu tema atau plugin bermasalah. Di WordPress, salah satu penyebab paling umum adalah PHP script. Lebih khususnya lagi, salah satu plugin atau tema tidak dapat diload untuk memenuhi permintaan server, dan itu berarti situs Anda tidak bisa dirender.
- Custom script. Sebagian besar orang membuat custom script di website WordPress. Ternyata, penambahan ini bisa menyebabkan error 503 service unavailable.

- Server downtime. Saat ini, sebagian besar web hosting memiliki downtime yang rendah atau kecil. Namun, pada kasus tertentu, server Anda tidak dapat diakses karena traffic yang berlebih sehingga tidak menutup kemungkinan http error 503 akan terjadi.
- Serangan Denial of Service (DDoS). Suatu saat, bisa jadi website Anda akan terkena serangan DDoS sehingga jumlah traffik ke website Anda meningkat drastis. Alhasil, error server tidak dapat dijangkau pun muncul.
Empat penyebab di atas terbagi ke dalam dua kategori, yaitu error yang terjadi di server dan error di WordPress.
