Saya selalu suka dengan dunia teknologi, entrepeneur dan juga inovasi. namun, akhir-akhir ini banyak hal yang saya pelajari lebih ke arah bagiamana perusahaan bisa terus sustain, mendapatkan profit dan juga disenangi oleh pelangganya.

Dari sisi bisnis, saya selalu setuju bahwa bos terbaik adalah pelanggan, tanpa mereka kita tidak akan dibayar kan? dan melayani mereka adalah keharusan yang perlu kita prioritaskan. jika tidak??

Kecuali perusahaan anda tidak membutuhkan pelanggan.

Terlepas dari situ, beberapa sumber buku inovasi yang saya baca, konsep inovasi dalam perusahaan/organisasi diterapkan ketika perusahaan dalam keadaan turun dan keadaan mandek, inovasi adalah sebuah ide, titik dimana apakah ada sesuatu yang baru, belum pernah ada dan menjadi solusi dari permasalahan selama ini?

Nah, disitulah inovasi ditempatkan, mulai dari knowledge management, beberapa sumber menyebutkan inovasi lahir dari aset ilmu pengetahuan yang dikumpulkan terlebih dahulu, dikelompokkan permasalahannya, lalu dicarilah solusi yang mana adalah inovasi tersebut.

Inovasi lahir dari permasalahan yang ingin diselesaikan.

Dalam konsep inovasi, yang saya tahu kita harus berfokus pada pembangunan suatu semangat, hal baru yang menciptakan tidak hanya sekedar keuntungan bagi organisasi, tapi juga nilai-nilai. Karena perusahaan tidak hanya dibangun dengan fundamental finansial saja kan?

Untuk itulah, saya mencoba menuliskannya disini. Inovasi bisa memberikan suatu solusi dalam hal untuk mendongkrak organisasi yang mandek, namun inovasi juga memang memberikan dampat yang agak berbeda, salah satunya dengan perlunya adaptasi dari model lama ke model baru, sebut saja konsep bisnis konvensional menjadi konsep digital. Beberapa memang secara fundamental sama namun ya tetap saja kita harus terus belajar, terus membaca terus evaluasi bagaimana agar menemukan cara yang efektif untuk menggunakan suatu strategi agar tepat digunakan disebuah organisasi.

Namun semua itu kembali lagi, maukah untuk mengakuai bahwa kita masih harus terus belajar, karena tidak semua mau mengakui bahwa kita belum tahu, dan itulah yang berbahaya dalam organisasi atau sebuah bisnis.

Dalam buku Steve Jobs, konsep inovasi yang selalu didengungkan adalah “Tetaplah Bodoh dan Lapar” memang mudah untuk disampaikan, dikatakan namun tidak semua bisa melakukannya termasuk saya sendiri, mereka bodoh, artinya kita terus belajar, terus membaca dan tidak merasa lebih baik dari orang lain, terkadang jika kita sudah menguasai suatu ilmu kita merasa kita lebih pandai dari orang lain, padahal hal itu juga membahayakan karena kita lupa untuk terus belajar (merasa bisa).

Lapar, konsep yang dipakai kenapa lapar? karena ketika kita lapar dan tidak memiliki uang, kita akan termotivasi secara naluriah untuk terus berusaha, begitu juga konsep yang dipakai artinya kita tidak merasa puas.

Dari beberapa hal diatas, saya mengambil sedikit kesimpulan bahwa;

Inovasi sangat penting bagi perusahaan ketika dia dimasa sulit, ketika dia butuh hal baru yang bisa mendobrak “status quo of business” namun, kembali lagi bahwa inovasi hanya bisa dilakukan oleh orang-orang yang merasa belajar itu perlu, mereka kurang dan merasa belum berhasil. ya seperti tadi, tetap bodoh dan lapar itu.

Kalau kita merasa sudah berhasil, sudah mapan dan sudah benar ya saya pikir inovasi atau pengetahuan apapun tidak akan pernah bisa kita serap dengan baik, karena sadar atau tidak kita sudah menutup infomasi dan pengetahuan itu sejak kita belum menerimanya.

Sedangkan konsep dari pikiran kita adalah, bisa berfungsi dengan baik jika kita membuka pikiran, bukan menutupnya.

Dan di akhir saya ingin katakan, Inovasi akan selalu gagal pada organisasi yang merasa dirinya sudah berhasil “Success Trap” tanpa sadar kompetitor sudah jauh menyalip didepannya. Dan Inovasi selalu gagal pada organisasi yang tidak tahu apa Kompetensi terbaik yang mereka miliki, pada hal-hal apa yang membuat mereka berhasil sampai saat ini, pada hal-hal yang mana yang harus mereka pelajari agar tidak terjadi permasalahan yang sama dikemudian hari.

Dan Inovasi hanya berlaku jika, mereka menghargai pengetahuan dan ide baru.

Ini adalah sharing saya mengenai inovasi dalam bisnis, semoga ada hal yang bisa diambil.

Bisa benar, bisa juga salah, namun ini adalah sebuah journal, dan tidak ada kebenaran atau kesalahan untuk sebuah penelitian, hanya mencatat dan membagikannya, semoga ada ilmu yang bisa diambil.

Terimakasih, Regards, M. Nahrowi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close