Penghambat Penerapan Inovasi dalam sebuah bisnis/perusahaan.

Sepertinya memang banyak sekali yang ingin ditulis malam ini, namun karena baru punya waktu luang dan tepat sekarang, baiklah aku lanjutkan dengan menulisnya.

Sudah lebih dari 3 bulan aku tidak menulis diblog ini, dulu aku setiap malam menulis disini, ya mungkin karena sok sibuk. hehehe enggaklah, tepat 3 bulan lalu, aku mencoba menerapkan Metode Sprint dalam manajemen bisnis, tepatnya lebih ke arah change management berbasis inovasi. nah apa itu?

Akupun masih belajar untuk hal ini, ini adalah pengalaman pertama untuk melakukan change management diwaktu yang cukup ekstrem dalam suatu perusahaan, yaitu dimana seharusnya bukan lagi waktunya inovasi, tapi waktunya apapun yang bisa dijual, dijual untuk menghasilkan profit untuk kehidupan perusahaan itu. namun disini aku akan menulis mengenai inovasi saja.

Inovasi pada dasarnya lahir dari sebuah masalah yang dicari solusinya, masalah yang disorot harusnya masalah besar bukan masalah yang kecil-kecil, karena penerapan inovasi ini sebenarnya bertujuan untuk memutar balikkan keadaan suatu bisnis yang awalnya terpuruk menjadi berjaya, gambaran sederhananya seperti itu. dari situlah akhirnya mulai mencari tahu dimana letak permasalahan utama, dimulai dari bagaimana model bisnis perusahaan itu, visi perusahaan itu, hingga hal apa yang membuat bisnis ini tumbuh dan punya peluang untuk dibutuhkan pasar.

Sama halnya seperti kita, faktor keunikan dalam diri itu juga ada diperusahaan, potensi dalam perusahaan inilah yang perlu untuk dikaji lebih dalam, setiap perusahan pastinya punya aset dan aset terbaik adalah pengetahuan dan inovasinya.

Sebuah perusahaan yang baik tentunya harus punya mimpi dan goals yang perlu dicapai, dan goals itu tidak hanya tentang uang, kemajuan bisnis saja kan? namun lebih dari itu, apa saja nilai kebaikan yang dilakukan untuk perusahaan itu kepada masyarakat luas. Nah, disinilah kita mulai tahu, sebenarnya apa mimpi dan goals suatu perusahaan ini? tanpa itu, perusahaan akan menjadi seperti seorang pengemudi ojek online yang tidak tahu arah, mau kemana tujuannya, asalkan ada penumpang dijalan diambil, namun tidak tahu mau kemana, sampai kapan?

Nah inilah yang perlu sama-sama diluruskan dalam bisnis management, sebuah bisnis atau project vission harus punya goals dan timeline yang dicapai. itu membuktikan bahwa kita sedang melakukan perjalanan dan akan berakhir ditempat yang jelas. tanpa itu, sama halnya kita mengayuh sepeda namun tetap saja ditempat yang sama. Inovasi bertugas untuk memberikan arah, arah yang jelas berdasarkan permasalahan yang dialami, memberikan solusi, dan memberikan waktu kapan dimulai dan kapan akan diakhiri. semua terukur, dan terarah.

FAKTOR PENGHAMBAT

Untuk itu, Dalam kaitannya penerapan inovasi, nyatanya banyak sekali faktor penghambat yang sering kita temui. dalam bisnis management, penerapan inovasi seperti memberikan sebuah pintu baru untuk sebuah bisnis yang tidak tahu arah, pintu baru ini berbentuk jalan cahaya yang harus diikuti agar semua anggota perusahaan sama-sama searah pergi ketempat itu.

Namun ya itu secara teorinya, secara kenyataan penerapan itu tidak semudah saya menulis disini, banyak sekali waktu yang dihabiskan untuk meeting untuk pemahaman visi hingga ketidakcocokan dengan satu sama lain dalam tim. itu yang menghambat, pada kenyataanya, setiap penerapan idea dan inovasi dalam perusahaan diperlukan kerjasama tim yang solid, yang satu sama lainnya itu juga mendukung upaya itu. Tanpa adanya kesamaan visi, pemikiran, semangat dan aktivitas, maka tetap saja, akan menjadi timpang tindih.

Ada yang sibuk bekerja, ada yang satu sisi sibuk mengurangi pekerjaan, itu tentu sudah berbeda, ada juga yang ingin tidak bekerja namun hasilnya baik, tentu itu berbeda kan?

Mungkin, penerapan inovasi dalam perusahaan bisa dimulai dari awal, yaitu kesamaan satu sama lainnya, pemilihan tim yang sepaham, sevisi, sehingga dalam satu tim, bisa saling support satu sama lainnya, tidak mudah menyakan beberapa kepada dalam satu tujuan, namun jika setiap kepada punya tujuan yang sama, bagaimanapun juga apapun ideanya, apapun inovasinya, seharusnya tetap mendukungnya.

Salam, 24.8.2019/ Penerapan Inovasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close