Disaat yang Lain Libur, Kami Bekerja, disaat Lain Tidur Kami; Berkarya.

Waktu berjalan sangat cepat, ini sudah minggu kesekian dan sudah berganti bulan mendekati pergantian tahun ke 2020, apa yang telah berubah, apakah sudah berubah lebih baik? itu yang mungkin sering kita pikirkan, untuk teman-teman yang memang belum menyerah dengan mimpinya dan dengan apapun yang ingin dicapai, mungkin kita bisa berbagi cerita disini.

Sedikit cerita, semua yang saya ceritakan disini adalah tentang perjalanan bisnis dari awal saya ingin berbisnis menjadi sesuatu hal yang menjadi profesi saya saat ini. memang benar, dunia entrepreneur adalah dunia yang terus menuntut siapapun untuk kuat, semangat dan pantang menyerah. jika kamu tidak ingin seperti itu, maka kerjakan saja hal lainnya, karena memang dunia entrepreneur bukan cita-cita untuk menjadi kaya (secara harfiah) kebanyakan orang memandang begitu, padahal bukan, dunia entrepreneur adalah dunia dimana orang-orang punya visi, misi dan keyakinan bahwa apa yang dilakukannya saat ini akan menghasilkan sesuatu yg mana, dia tidak harus menghasilkan uang untuk bekerja seumur hidup. ya, terdengar lucu tapi disinilah dunia “entrepreneur itu”. Kebanyakan orang bekerja setiap hari untuk menukarkan waktu dan tenanganya dikantor dan tidak bisa pergi kemanapun yang dia mau, uang terbatas, waktu terbatas tapi hidup terjamin. Disisi lainnya, ada orang-orang yang menolak untuk menjadi sama, ingin membuat sebuah hal-hal yang tidak mungkin menjadi mungkin, meskipun banyak sekali hal yang harus mereka lalui dan korbankan, mereka yakin bahwa tidak ada yang tidak mungkin.

Tidak ada orang yang bekerja lebih sedikit dia yang berhasil, tidak ada orang yang lebih pintar dia yang lebih berhasil, BUKANKAH TUHAN MAHA ADIL, Karena kita percaya TUHAN MAHA ADIL. Maka siapapun berhak untuk berhasil selama dia berusaha dan berdoa lebih banyak dari orang lain. itulah yang kami pegang.

BEKERJA LEBIH BANYAK

Kami harus membiasakan diri untuk bekerja lebih banyak dari orang lain, disaat yang lainnya telah selesai dengan pekerjaannya dari jam 8-5 sore, kami ingin melanjutkannya lebih, karena kami tidak ada kegiatan yang harusnya lebih penting dari itu, kami percaya bahwa ketika kita bekerja lebih banyak, kita tahu dimana letak maksimal suatu pekerjaan bisa diselesaikan dalam waktu  kewaktu, disitulah kita evaluasi dan belajar.

BELAJAR LEBIH BANYAK

Belajar bisa darimana saja, asalkan kita masih berusaha untuk rendah hati dan merasa bodoh, maka kita bisa belajar dari siapapun, banyak sekali hal-hal yang tidak kita ketahui dari situlah kita paham bahwa belajar itu sangatlah penting, membaca buku, mencari solusi dari setiap permasalahan, itu adalah sebuah kegiatan wajib untuk kita yang ingin jadi seorang entrepreneur, atau bergelut dalam dunia itu.

MENCOBA LEBIH BANYAK

Dengan belajar kita bisa tahu, mana hal-hal yang tidak kita ketahui, ada hal-hal yang bisa kita eksplorasi dari sisi lainnya, ketika kita belajar dan menemukan sesuatu hal yang salah dari situlah kita mencoba. tanpa mencoba kita tidak tahu mana yang salah dan mana yang benar, dan dari mencoba itu kita jadi tahu ada kesalahan disini dan ada keberhasilan disana.

MENCATAT KEGAGALAN

Semua kegagalan pastilah pait, saya menuliskannya disini hanya dalam bentuk point-point kecil, namun dalam kenyataanya, kegagalan bisa menimbulkan stress, depresi dan banyak hal lainnya yang pada kenyataannya tidak mudah untuk disembuhkan kecuali dengan berpasrah diri, berdoa dan mendekatkan diri pada Tuhan. ini tentang sebuah upaya terapi diri, ketika kita mencoba dan gagal mungkin kita telah banyak berharap semua hal yang kita rencakan berhasil, namun jika itu gagal tentu kita akan kecewa bukan, untuk itulah kita jangan terlalu berharap, namun setiap kegagalan adalah pelajaran yang perlu kita catat.

MEMBERIKAN SOLUSI

Dari semua teori dan point diatas, yang kami alami adalah seorang entrepreneur memang melambangkan seorang yang bebas dengan dunia kreatifitas tanpa batas dengan semua imajinasi dan keberanian ada padanya. belum lagi berbicara dengan identik dengan keberhasilan, bebas finansial dan lainnya. namun daripada itu, SEORANG ENTREPRENEUR mungkin dari yang kami alami adalah mereka harus bisa “MEMBERIKAN SOLUSI” untuk orang lain, ketika ada sebuah permasalahan dan belum ada solusinya, lalu seorang itu datang dengan ilmu pengetahuan, keahlian dan semua cerita pengalamannya, maka jika dia bisa memberikan solusi, disitulah letak kesempatan untuk berhasil, bisa juga dia melakukan hal lain dengan mencari cara lain, namun dalam bisnis yang punya peluang besar untuk berhasil kebanyakan adalah “BISA MEMBERIKAN SOLUSI, ATAS PERMASALAHAN ORANG LAIN”

LALU…..

Dari situlah kami menghabiskan waktu untuk belajar bertahun-tahun, siang dan malam. kami belajar dan bekerja setiap hari dengan menghabiskan waktu hampir 19 Jam/hari. Disaat yang lainnya bekerja, kami juga bekerja, disaat yang lainnya terlelap tidur dengan mimpinya; Kami bekerja untuk membangun mimpi kami. (sampai pagi)

Begitu saja seterusnya, kelelahan, kehilangan harapan (buat apa kami melakukan semua ini) dan banyak macam-macam pertanyaan negatif datang ketika kami sedang lelah atau gagal, namun kami selalu punya cara dan punya alasan untuk bangkit dan mencobanya sekali lagi. yah, inilah cerita entrepreneurship kami, yaitu membangun bisnis kami sendiri dari 0. Mungkin bagi orang yang tidak mengalami cerita ini, semua tulisan ini tidaklah berarti, karena mungkin juga mereka tidak mengalami bagaimana getirnya, karena memang Dunia Entrepreneur untuk orang-orang yang berpikiran berbeda, entahlah,..nyatanya begitu. Mereka akan tertarik jika sesama entrepreneur.

So….

Jika kita melihat orang lain terkadang lebih enak daripada kita, kita tidak pernah tahu saja, berapa waktu yang dia habiskan dan korbankan untuk hal itu, bisa jadi ketika kita tertidur mereka masih terus melakukan hal itu sampai semua benar-benar terjadi yang kita sebut “keberhasilan”. sama halnya seperti sebuah foto entrepreneurship, kebanyakan orang mungkin melihat foto seorang akrobatik memainkan piring dipanggung dengan lincah dan tanpa salah, mereka tidak pernah melihat bahwa beratus-ratus hari sebelumnya, banyak piring yang pecah untuk sebuah pentas itu, dan memang mereka tidak akan tahu hal itu.

Maka, saya pikir benar…bahwa tidak ada keberhasilan yang gratis, selalu ada hal-hal yang perlu kita lakukan lebih baik dari orang lain, dan untuk siapapun yang masih punya mimpi dan berani untuk mewujudkannya, percayalah..teruslah saja melangkah dan jangan menyerah, nanti kamu akan sampai pada titik itu.

 

Semoga, cerita ini bermanfaat untuk yang sedang membangun mimpinya (bisnis),

M. Nahrowi, Jakarta, 1 Sept 2019.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close