Untuk teman-temanku, yang jauh disana.

Untuk teman-temanku, yang jauh disana.
dan untuk siapapun yang mengenalku.. rekan semasa smp, semasa sma yang tahu bagaimana menyenangkannya kita ketika pergi kesekolah.
dengan candaan yang lucu, ringan namun berkesan.

Aku selalu bertanya, kenapa kita hidup untuk bekerja, dan kenapa pekerjaan membuat kehidupan kita menjadi jauh,
semua sibuk dengan dunianya sendiri, semua seolah punya kehidupan sendiri sehingga, bagi orang-orang sepertiku yang mencoba menghargai setiap moment
menjadi linglung, kemana aku harus bercerita tentang masa-masa muda.

Terlalu jauh jika aku bercerita tentang masa-masa smp atau sma dulu, namun aku ingin mengingat kalian semua terlebih dulu sebelum melanjutkan cerita ini,
ini adalah bentuk kekangenan terhadap semua hal yang pernah sama-sama dilewati dan juga kegalisahan yang aku alami.

Dunia bisnis telah mengubah banyak hal, termasuk kehidupanku yang mungkin menjadi fokus dengan tujuan dan keberhasilan saja.
tentang materi, marketing, bisnis, manajemen dan hal-hal lainnya.

Terkadang rasa jenuh itu muncul, ya sebuah pertanyaan.. kenapa harus melalui hal ini? saya pikir hidup lebih indah jika kita seperti dulu,
bersepeda, mencari ikan disungai, atau sesekali pergi kesawah dan bermain ke kebun untuk memetik buah.
Tidak ada target, tidak ada masalah, yang ada hanya tentang hal-hal yang menyenangkan.
Waktupun berjalan begitu lambat, hingga suara adzanpun terdengar jelas ditelingaku, memanggil untuk istirahat dan menyadari bahwa hidup ini hanya singgah sejenak.

Bukan berarti sekarang tidak bahagia. Namun tentu ada hal-hal yang tidak bisa digantikan, ada hal-hal yang dipikirkan lebih rumit dibandingkan dulu,
namun akupun bertanya, apakah ada yang salah dengan kehidupan ini?
Sekarang waktu berjalan begitu cepat, baru saja aku selesai membahas pekerjaan minggu lalu, namun hari ini tepat 1 minggu semuanya telah berlalu,
apakah waktu yang terlalu cepat di akhir-akhir ini, atau aku saja yang terlalu sibuk dengan semua hal yang aku tuju.

Semua serba cepat, berjalan cepat, bahkan matahari terbit dan tenggelampun aku tak tahu kapan waktunya, malam berganti malam, pagi datang dan semua
datang dan pergi begitu saja.

Rasanya ingin sekali sejenak, diam dan melihat waktu ini berjalan dengan lambat, sama seperti dulu, ketika kami masih menunggu adzan magrib,
masih sempat kami pergi kesawah ataupun bermain layang-layang.
Hidup kami bahagia tanpa gadget, dan kami sadar kami punya waktu lebih lama dari anak-anak jaman sekarang.

Hi, untuk semua teman-temanku masa kecil, ingin sekali aku mengenang semua hal ini, berbagi pengalaman dan kalau bisa ada yang aku bantu aku akan bantu,
sesekali aku ingin mengirimkan surat kepada kalian, hi teman, apa kabarmu?
Ada yang bisa aku bantu, aku juga ada rasa rindu, rasa-rasanya hidup tidak melulu tentang bisnis dan teknologi..

Semenjak didunia bisnis, rasa-rasanya semua waktuku habis untuk mencari, untuk bertanya apa ini dan bagaimana caranya, membaca berbuku-buku kasus,
membaca berbuku-buku motivasi bisnis, analisa, data dan digital dengan tujuan agar bisa menyelesaikan semua permasalahan yang ada dengan cepat.

Namun aku sadar, ternyata sudah bertahun-tahun aku melakukan itu, dan aku tersadar sudah lama aku meninggalkan cerita ini, sibuk dengan dunia ini.
Lama sekali tidak bertanya, kapan reuni, lama sekali tidak bertemu kabar dan tahu keadaan, hanya 1 hal yang aku pikirkan.

Jika kalian ingin membangun bisnis kalian dengan digital, aku siap membantu mendedikasikan waktu untuk sebuah balas budiku #barengteman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close