[Evaluasi] Menghitung Produktifitas Suatu Bisnis & Brand.

Pagi ini evaluasi dan berpikir untuk KPI dari sebuah brand dan juga bisnis yang sedang kami bantu untuk kelola (hanya untuk digital business), apakah iya bisnis dan brand sudah mencapai KPI dan juga produktifitas yang maksimal? sebelum kesana, apakah sudah produktif? Tentu dalam sebuah bisnis ada fase dimana bisnis masih tahap Idea, Concept, lalu berlanjut ke Riset, Startup barulah ke Company, setelah masuk ke company barulah tahap awal bisnis yang beneran, setelah itu ada lagi yaitu menjaga stabilitas produktifitas dan cash flow bisnis, jika semua tahap itu sudah barulah yang paling dinanti adalah tahap mature yang mana bisnis sudah bersifat sustain dan continue.

Lalu bagiamana agar kita bisa kesana? memang, hal yang paling sulit dalam mature bisnis adalah :

Bagaimana membuat setiap lini bisnis brand bisa produktis, masalahnya tidak semua produktif itu menghasilkan profit. dalam startup atau bisnis company, produktifitas belum tentu profit.
karena semua dihitung berdasarkan feedback dan growth.

anggap saja kita punya 5 brand bisnis dan berjalan, hal yang paling penting adalah bagaimana agar setiap brand itu “MANDIRI” bisa melakukan produktifitas sendiri, juga perhitungan profit sendiri.

dan jika ada dilevel itu artinya itu sudah masuknya bukan lagi startu atau company “dia masuk ke mature business” dan bersifat sustainable process.

Intinya dia sudah punya sebuah proses bisnis yang memang sirkulasi “supply dan demand” sudah berjalan sempurna. tentu butuh banyak belajar untuk bisa kesana, tapi yang saya catat disini adalah.

Bisnis yang baik adalah bisnis yang “mandiri” sekalipun itu butuh proses, tapi inti dari bisnis yang baik adalah : adanya supply dan demand yang tetap dan stabil. Jadi sudah punya bisnis yang belum buka saja customer sudah antri??

Nah, dari sekian banyak bisnis yang bisa kita pelajari, kita perlu memahami setiap lini dan alurnya akan kemana, anggap saja anda adalah seorang entrepreneur tentu anda akan tahu bagaimana membangun sesuatu. anggap saja sampai tahap idea ke startup saja, banyak yang saya temui startup founder gagal pada fase ini, ini saja belum masuk ke tahap bisnis, masih berupa idea dan dicoba diimpelemtasikan. masalahnya adalah memang saya paham betul proses menjadikan idea menjadi nyata itu patut diapresiasi “itu bukan hal mudah” saya sendiri butuh waktu bertahun-tahun untuk belajar proses dari membangun idea to concept to business, dan itupun latihannya berkali-kali gagal tentunya, jadi tulisan yang saya tulis diatas sebenernya tidak sesingkat itu “bisa saya jadikan buku” jika mau cerita prosesnya. hihih

Nah, pada tahap startup itupun masih divalidasi, dan pada akhirnya ujung-ujungnya sebenarnya adalah : apakah startup anda ini ada yang menggunakan dan menghasilkan profit? that the point sebenernya, dibalik sebuah proses bisnis yang sangat rumit dan juga rasa sakit yang dialami oleh banyak entrepreneur. adalah untuk mencapai itu.

Tapi..saya setuju dengan mengutip bos gojek, nadiem makarim, bahwa bisnis yang baik adalah yang berawal dari menyelesaikan masalah orang lain, sebenernya konsepnya sama seperti jasa ya. saya bisa buat website, anda seorang pemilik bisnis restoran, belum punya website dan brand, dan anda bercerita kepada saya untuk membangun website dan brand yang baik untuk bisnis anda, dan saya bisa membantu anda.

konsepnya adalah “saya menukarkan keahlian saya untuk membantu perusahaan anda”, so itu adalah sebuah proses jual beli kan?Ā dan proses menyelesaikan masalah orang lain.

Jadi startup untuk pertama kalinya validasinya adalah “apakah startup ini menyelesaikan masalah orang” atau memenuhi kebutuhan orang?

Masuk ke Bisnis

Masuk ke level bisnis, sudah beda cerita, yang tadinya kita hanya fokus pada masalah dan idea, di bisnis kita berpikir bagaimana bisa produktif dan menghasilkan. bukan hanya menghasilkan, tapi berpikir untuk terus berkesinambungan, continue dan stabil bahkan lebih baik growth.

Jadi, startup/business yang sedang anda jalani, ada difase yang mana?

Semoga bermanfaat,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close