Tulisan sore ini, tanpa kopi. sekedar mencoba evaluasi dari berbagai sisi tentang bisnis dan juga entrepreneurship.

Ini tentang dunia entrepreneur, tentang semangat, tentang mimpi dan tentang bagaimana kita membangun sesuatu, berkarya, bermanfaat dan untuk menghasilkan sesuatu, ya untuk bisnis.

Dalam dunia semangat dan entrepreneurship yang pernah saya alami, mereka bilang, jangan patahkan rantainya, jangan putuskan semangatnya. namun, setiap kali kita membangun semangat setiap pagi, kita selalu bersemangat dan lelah dimalam harinya.

memang benar, untukmu yang sedang membangun semua dari 0, kamu mungkin membangun semangatmu sendiri setiap pagi, melihat kata-kata motivasi ketika kamu lelah untuk bisa semangat kembali.
sampai akhirnya, energimu tidak bisa terbendung dan kamu menjadi seorang yang semangat dan pantang menyerah.

Namun, jika semua semangat itu, semua hal itu untuk sesuatu hal yang kita sebut “uang” mungkin kita akan kelelahan, tidak ada hal yang menyenangkan, semua nampak begitu kaku dan tidak hidup, ketika kita gagal sekalipun, kita akan kesulitan untuk bangkit, karena yang kita nilai adalah uang.

Sangat berbeda ketika kita memiliki visi untuk membuat kebaikan, tentu semangat kita, kerja keras kita, berubah menjadi energi positif, bahkan ketika kita dalam keadaan sulitpun, kita akan terus bersemangat.

Dan itulah yang membedakan suatu bisnis satu dengan yang lainnya.

Sebuah bisnis seharusnya ada visi, yang mana visi itu tentang berbuat baik kepada orang lain, sehingga dalam kondisi apapun suatu bisnis berjalan meskipun ada dasar bergerak karena keuntungan dan profit, namun mereka selalu berusaha untuk menjadi seseorang yang lebih baik dengan berbuat baik kepada orang lain (tergantung jenis bisnisnya), sehingga ketika kita dalam kondisi apapun, kita selalu diberikan kekuatan untuk bisa berusaha lebih baik, dalam mindset kitapun, akan tertanam bahwa apa yang kita lakukan adalah membantu orang lain dan berbuat baik kepada orang lain, dan hal itu membentuk pribadi yang tangguh dan pantang menyerah.

Namun, jika berbisnis hanya karena uang, uang dan uang. ya kita akan mendapatkan kelelahan dan profit, ketika kita dalam kondisi kurang baik, bisa jadi menyerah karena tidak alasan untuk “berbuat baik kepada orang lain”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close